Kontraktor RI Berpeluang Besar Garap Proyek Mancanegara
Kontraktor yang menggarap proyek di luar negeri di antaranya Wika
INFO PROYEK - Sekretaris Badan Pembinaan Konstruksi, Tri Djoko Waluyo, mengatakan bahwa potensi perusahaan kontraktor Indonesia menggarap proyek konstruksi di luar negeri sangat besar.
Saat ini, menurut dia, sudah banyak negara yang memilih memakai kontraktor dari Indonesia untuk pembangunan infrastrukturnya.
"Untuk kawasan Asia Tenggara, Indonesia banyak masuk ke Timor Leste," kata Tri dalam seminar bertajuk "Konstruksi Indonesia" yang digelar oleh Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Selasa 25 September 2012.
Di Timor Leste, Tri mengungkapkan, pembangunan proyek konstruksi sedang kencang, sehingga mereka memerlukan bantuan untuk membangun infrastruktur yang nilai proyeknya tidak kurang dari US$2,8 miliar. "Kesempatan inilah menjadi kue untuk kontraktor Indonesia," ujarnya.
Selain di Timor Leste, dia melanjutkan, beberapa kontraktor Indonesia juga mendapatkan proyek di negara-negara Timur Tengah seperti Aljazair, Libya, dan Uni Emirat Arab. "Pekerjaan mulai dari pembangunan perumahan, pipa air, sampai dengan jalan," jelas Tri.
Selain negara-negara tersebut, menurut Tri, Irak juga mulai menyusul, karena saat ini negara itu dalam situasi pemulihan dan banyak disuntik dana dukungan internasional, terutama dari Amerika untuk pembangunan infrastrukturnya.
Tri menyebutkan, beberapa kontraktor yang telah menggarap proyek di luar negeri adalah PT Wijaya Karya Tbk, PT Adhi Karya Tbk, dan PT Duta Graha Indah Tbk.
Sekadar informasi, berdasarkan data BCI Asia, nilai kapitalisasi konstruksi berupa pekerjaan konstruksi pada lima negara ASEAN pada kuartal pertama tahun ini mencapai US$14 miliar. (art)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar